-
Muhammad Shodiq Haromain posted an update
JAKARTA, RAMBUKOTA – Sebagai makhluk sosial, manusia harus mampu bekerja sama serta saling tolong menolong. Nah, aksi donor darah merupakan bentuk implementasi dari sikap tersebut sehingga perlu terus dikampanyekan kepada masyarakat.
Anjuran saling tolong menolong tersebut mencuat dalam Aksi Donor Darah yang digelar Majelis Jalsatuddu’ah di Ruang Ali Sadikin, Kantor Walikota Jakarta Barat pada Selasa (20/1/2026).
Habib Muhammad Bin Thohir, Pimpinan Jalsatuddu’ah Jakarta Barat dalam sambutannya mengatakan, kegiatan donor darah merupakan bentuk ketaatan hamba kepada Sang Penciptanya. “Sebagaimana perintah Allah Taala agar manusia saling menolong dalam kebaikan dan ketakwaan,” ujarnya.
Donor darah adalah tindakan mulia yang dapat menyelamatkan nyawa orang lain. Setiap tetes darah yang kita donorkan dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah, seperti pasien kanker, kecelakaan, atau operasi.
Dalam Alqurat Surat Al Maidah Ayat 2 dikatakan, “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.”
Habib Muhammad mengatakan, pihaknya bersyukur bisa turut berkontribusi dalam kegiatan yang berkolaborasi dengan PMI DKI Jakarta serta komunitas lainnya. Di antaranya, Muda Jakarta, Democare, serta Yayasan Rumah Belajar Tiga Siku.
Pada aksi sosial tersebut sekitar 93 kantong darah berhasil disumbangkan ke PMI. Adapun para pendonor terdiri dari masyarakat, petugas PPSU, RPTRA, serta ASN se-Jakarta Barat.
Beky Mardani, Ketua PMI DKI Jakarta mengatakan, pihaknya mengapresisasi kegiatan ini karena turut membantu PMI dalam pemenuhan kebutuhan darah hang jumlahnya bisa mencapai 1.200 kantong per hari. “Itu untuk kebutuhan darah 400 rumah sakit di Jakarta dan sekitanya, bisa dibayangkan kalau ketersediaan darah kurang,” kata dia.
Sumber;
rambukota.com
Gelar Donasi Darah, Jalsatuddu'ah Jakbar Sumbang 93 Kantong ke PMI Jakarta - Rambu Kota
PMI juga berharap kegiatan donor yang banyak melibatkan masyarakat umum semakin masif, khususnya nanti saat pelaksanaan puasa Ramadan dan lebaran pada Februari dan Maret mendatang.

